Buku ini menguraikan perkembangan filsafat Yunani dari masa pra-Sokratik hingga Socrates. Dibahas pandangan kosmologis para filsuf awal, pergeseran fokus dari persoalan alam menuju persoalan manusia, serta metode dialektika Socrates yang menekankan pencarian kebenaran moral. Kajian ini menunjukkan bagaimana Socrates menjadi titik balik sejarah filsafat Barat, yang kemudian mempengaruhi Plato, A…
Metafisika merupakan cabang filsafat yang berkaitan dengan proses analitis atas hakikat dan realitas yang menyertainya. Secara umum, topik analisis metafisika meliputi pembahasan mengenai eksistensi, keberadaan aktual dan karakteristik yang menyertainya, ruang dan waktu, relasi antarkeberadaan seperti kausalitas, posibilitas, dan pembahasan metafisik lainnya. Dengan melihat jangkauan kajian yan…
Awalnya ia dipanggil Aristocles, kemudian ia diberi nama Plato karena sosoknya yang kuat. Setelah kematian Socrates, ia menarik diri ke Megara dan berlindung dengan Euclid, tetapi ia lekas kembali ke Athena. Dikatakan oleh para penulis biografi bahwa ia telah melakukan perjalanan ke Kirene, Italia, dan Mesir. Kisah-kisah itu sulit dipastikan karena Plato sendiri tak pernah berkisah tentangnya.…
Aristoteles adalah putra Nikomakus, seorang tabib raja Makedonia, Amyntas II. Ketika berusia tujuh belas tahun, ia pergi ke Athena dan akhirnya menjadi anggota Akademi yang didirikan Plato. Pada diri Plato, Aristoteles menemukan sosok panutan dan teman yang mengagumkan. Meskipun di tahun-tahun berikutnya, minat ilmiahnya jauh lebih mendominasi dan ia tak lagi sejalan dengan Plato, pengajaran me…
Buku ini membahas pemikiran tiga tokoh besar filsafat Yunani Kuno: Socrates, Plato, dan Aristoteles, yang menjadi fondasi utama perkembangan filsafat Barat. Copleston menguraikan biografi singkat, konteks sejarah, serta gagasan-gagasan penting ketiganya dalam bidang etika, politik, metafisika, dan epistemologi. Selain itu, buku ini juga menunjukkan pengaruh besar pemikiran mereka terhadap perke…