Buku Adab di Atas Ilmu karya Imam Nawawi membahas pentingnya adab (etika dan tata krama) bagi penuntut ilmu sebelum, ketika, dan setelah menuntut ilmu. Menurut Imam Nawawi, keberkahan ilmu tidak hanya ditentukan oleh keluasan pengetahuan, tetapi juga oleh keluhuran akhlak, keikhlasan, serta penghormatan terhadap guru dan ilmu itu sendiri. Buku ini memberikan panduan praktis mengenai sikap murid…
Buku Adab di Atas Ilmu 2 (At-Tibyan fi Adab Hamalatil Qur’an) karya Imam Nawawi membahas tentang adab para pengajar, pembelajar, dan penghafal Al-Qur’an. Imam Nawawi menekankan bahwa Al-Qur’an adalah kalamullah yang harus dihormati dengan penuh adab, baik dalam membacanya, mengajarkannya, maupun mengamalkannya. Buku ini memberikan panduan bagi guru Al-Qur’an dalam menjaga niat, ketulusa…
Buku Adab di Atas Ilmu 3 (Ta’lim al-Muta’allim Thariq at-Ta’allum) karya Imam Az-Zarnuji merupakan salah satu kitab klasik yang membahas tata cara dan etika dalam menuntut ilmu. Kitab ini menjelaskan pentingnya niat yang benar, adab terhadap guru, teman, dan ilmu, serta cara memperoleh keberkahan dalam belajar. Imam Az-Zarnuji menekankan bahwa keberhasilan seorang penuntut ilmu tidak hany…
Buku Adab di Atas Ilmu 4 (Adab al-Fatwa wa al-Mufti wa al-Mustafti) karya Imam Nawawi membahas etika dalam proses berfatwa, baik bagi mufti (pemberi fatwa) maupun mustafti (peminta fatwa). Imam Nawawi menekankan bahwa seorang mufti harus memiliki ilmu yang mendalam, keikhlasan, kehati-hatian, serta ketakwaan dalam memberikan fatwa, karena fatwa menyangkut hukum Allah yang berdampak pada kehidup…
Buku Adab di Atas Ilmu 5 (Tazkirah al-Sami‘ wa al-Mutakallim fi Adab al-‘Alim wa al-Muta‘allim) karya Syekh Ibnu Jama’ah merupakan salah satu kitab klasik yang menguraikan adab dan etika guru serta murid dalam proses belajar-mengajar. Kitab ini menekankan pentingnya keikhlasan, penghormatan terhadap ilmu, serta tata krama dalam berinteraksi antara pengajar dan pelajar. Syekh Ibnu Jama…
Buku ini hadir sebagai respons atas gejolak manusia modern sekaligus upaya memberikan secercah cahaya untuk menerangi jiwa-jiwa yang diliputi kegelapan nafsu, harta, tahta, dan pelbagai gemerlap dunia. Beberapa sufi ternama yang gagasan, ajaran, dan nasihatnya terangkum di buku ini ialah generasi terbaik pada zamannya dan mampu merefleksikan kejiwaan manusia dengan intuisi tajam dan hati tercer…
“Tumpukan dosa,” tutur Imam al-Ghazali dalam kitab Minhajul Abidin, “memberatkan langkahmu menuju kebaikan.” Itu berarti, menjauhnya kebaikan-kebaikan dalam hidup kita disebabkan oleh dosa-dosa yang kita lakukan. Mengapa bisa demikian? Sebab, perbuatan dosa yang terus-menerus dilakukan itu menggelapkan hati sehingga yang didapat hanyalah kegelapan dan kekerasan dalam hidup. Lalu, bagaim…
“Saya menulis buku ini,” tutur Imam al-Ghazali pada pengantar buku yang sedang Anda pegang ini, “dengan maksud agar pencari kebenaran dapat menjadikannya sebagai buku pegangan, sekaligus dapat memberikan petun¬juk jalan bagi mereka yang menempuh jalan kebena¬ran itu.” Dan memang begitulah adanya. Terbukti, buku ini mempengaruhi ulama-ulama sufi yang hidup setelahnya. Sebutlah nama sep…
Buku ini mengulas tentang empat hal, yaitu ilmu tauhid (cara berakidah), amal-amal lahiriah, membersihkan diri dari akhlak tercela, dan menghias diri dengan akhlak terpuji. Masing-masing dari empat hal tersebut berlandaskan kepada sepuluh prinsip dasar dalam agama Islam. Mengapa persoalan cara akidah, amal lahiriah, akhlak tercela, dan akhlak terpuji harus dilandaskan kepada prinsip-prinsip yan…
Dalam beragama, seseorang pasti dihadapkan sekian pilihan, entah untuk melaksanakan perintah, berakidah, memilih sikap tertentu, dan semua persoalan komplet lainnya. Pada kesempatan yang sama pula, kita juga dihadapkan pada pilihan-pilihan; bagaimana cara kita beragama: terlalu berpijak pada rasionalitas, atau begitu kaku dan tekstualis? Cara yang paling tepat mengatasi semuanya adalah dengan a…