Buku ini menghadirkan rekonstruksi mendalam tentang perjalanan hidup dan pemikiran Mohammad Hatta, salah seorang Bapak Bangsa Indonesia yang dikenal visioner dan prinsipil. Melalui rangkaian laporan dan tulisan yang pernah dimuat dalam edisi khusus Majalah TEMPO antara 2001–2009, buku ini menelusuri jejak historis Hatta—dari pengalaman masa mudanya di Belanda, pergulatannya dengan koloniali…
Buku ini menghadirkan potret mendalam tentang kehidupan Raden Ajeng Kartini, seorang pelopor emansipasi perempuan Indonesia. Melalui pendekatan jurnalisme investigatif khas Tempo, buku ini menelusuri perjalanan hidup Kartini sejak masa kecil hingga wafatnya, dengan menggabungkan sumber arsip, surat-surat asli, serta rekonstruksi peristiwa historis yang lebih tajam dan kontekstual. Narasi gelapâ…
Buku Sukarno: Paradoks Revolusi Indonesia dari Seri Buku Tempo menghadirkan biografi singkat tentang Sukarno, tokoh utama dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Isinya menguraikan perjalanan hidup Sukarno mulai dari masa kecil, perkembangan pemikirannya, keterlibatannya dalam pergerakan nasional, hingga perannya dalam dinamika politik Indonesia setelah kemerdekaan. Selain menggambarkan kontrib…
Buku ini menggambarkan perjalanan hidup Jenderal Soedirman sejak masa kecilnya yang sederhana di Banyumas, keterlibatannya dalam pendidikan Muhammadiyah dan kepanduan Hizbul Wathan, hingga perannya memasuki dunia militer melalui PETA pada masa pendudukan Jepang. Tempo menampilkan Soedirman bukan hanya sebagai tokoh heroik, tetapi sebagai manusia yang disiplin, religius, dan memiliki kepemimpina…
Sejarah Jakarta tak bisa dilepaskan dari sosok Ali Sadikin. Ditunjuk langsung sebagai Gubernur DKI Jakarta (menjabat 1966–1977) oleh Presiden Sukarno, Bang Ali—begitu dia biasa disapa—dinilai mampu mengatasi berbagai problem yang melanda ibu kota. Selama 11 tahun menjabat gubernur, Bang Ali tidak hanya meletakkan fondasi perkembangan Jakarta, tetapi juga menunjukkan bagaimana seharusnya k…
Buku ini mengisahkan perjalanan hidup penyair dan aktivis Wiji Thukul, menjadi figur penting dalam gerakan pro-demokrasi pada masa Orde Baru, yang puisinya kerap menggugah perlawanan terhadap ketidakadilan. Melalui pendekatan jurnalisme investigatif khas Tempo, buku ini merekonstruksi aktivitas Thukul dalam dunia sastra dan advokasi—mulai dari menulis pamflet, mendidik pemuda, hingga terlibat…
Buku Sjahrir: Peran Besar Bung Kecil dari Seri Buku Tempo: Bapak Bangsa menghadirkan potret mendalam mengenai sosok Sutan Sjahrir, salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah politik Indonesia modern. Melalui rangkaian tulisan yang berbasis riset arsip, wawancara, serta analisis historis, buku ini menelusuri perjalanan hidup Sjahrir sejak masa muda, keterlibatannya dalam gerakan pergeraka…
Tiga dekade lebih bukanlah waktu singkat bagi seorang presiden memimpin sebuah negara. Itulah yang dialami oleh Soeharto, Presiden Kedua Republik Indonesia. Soeharto berada di puncak kepemimpinan selama 32 tahun, yakni sejak 1966 hingga 1998. Pada periode itu, ada semacam kontradiksi yang mencuat ke permukaan. Aura kejawen pun melekati setiap tindak tanduknya dalam memutuskan suatu kebijakan. O…
Surat-Surat yang sudah menguning itu terlipat di antara tumpukan dokumen Yosep Adi Prasetyo, Ketua Dewan Pers, yang akrab disapa Stanley. Itulah surat-surat yang ditulis Soe Hok-gie, aktivis mahasiswa 1966 yang tewas di Gunung Semeru pada 16 Desember 1969—pada usia 27 tahun. Semua surat itu berupa ketikan rapi di atas kertas ukuran kuarto. Sebagian belum pernah dipublikasikan karena Arief Bud…
Buku ini menyajikan narasi sejarah global dari sudut pandang peradaban Islam yang selama ini kerap terpinggirkan dalam historiografi Barat. Ansary mengkritisi pola penulisan sejarah dunia konvensional yang cenderung menempatkan Islam sebagai elemen marginal, padahal peradaban Islam pernah menjadi pusat perkembangan politik, ilmu pengetahuan, dan budaya dunia selama berabad-abad. Melalui pendeka…