Text
Bajingan Tengik, Luka Socrates dan Kisah-kisah Lain
Buku ini merupakan kumpulan cerpen yang merekam fragmen-fragmen kehidupan manusia dalam latar sejarah dan sosial Eropa pada paruh pertama abad ke-20. Cerita-cerita dalam buku ini disusun berdasarkan periode dan ruang, mulai dari Bavaria (1920–1924), Berlin (1924–1933), hingga masa pengasingan (1933–1948), yang merefleksikan perubahan zaman serta dampaknya terhadap kehidupan individu. Setiap cerpen berdiri secara mandiri, namun terikat oleh benang merah berupa kegelisahan intelektual, kritik sosial, dan pergulatan moral manusia di tengah situasi politik dan sosial yang represif. Kisah “Bajingan Tengik” menghadirkan satire tajam tentang kebusukan moral dan kemunafikan dalam relasi sosial, sementara “Luka Socrates” mengajak pembaca merenungkan penderitaan, kebijaksanaan, dan pencarian makna hidup melalui simbol-simbol filosofis yang kuat. Cerpen-cerpen lainnya menampilkan beragam potret manusia—kaum terpinggirkan, intelektual gelisah, hingga individu yang terpaksa hidup dalam keterasingan—yang berhadapan dengan kekerasan, ketidakadilan, dan absurditas realitas. Dengan gaya bahasa yang lugas, reflektif, dan sarat ironi, buku ini tidak menawarkan satu alur cerita besar, melainkan rangkaian pengalaman yang membentuk mozaik sejarah dan kemanusiaan.
Tidak tersedia versi lain