Buku ini menyajikan biografi, gagasan utama, dan pengaruh para filsuf besar dari masa Yunani Kuno, filsafat Islam, hingga pemikir Barat modern. Setiap tokoh dipaparkan secara ringkas namun padat, sehingga pembaca dapat memahami kontribusi mereka dalam perkembangan filsafat dan ilmu pengetahuan. Melalui pendekatan kronologis dan tematis, buku ini memudahkan pembaca untuk melihat kesinambungan se…
Awalnya ia dipanggil Aristocles, kemudian ia diberi nama Plato karena sosoknya yang kuat. Setelah kematian Socrates, ia menarik diri ke Megara dan berlindung dengan Euclid, tetapi ia lekas kembali ke Athena. Dikatakan oleh para penulis biografi bahwa ia telah melakukan perjalanan ke Kirene, Italia, dan Mesir. Kisah-kisah itu sulit dipastikan karena Plato sendiri tak pernah berkisah tentangnya.…
Aristoteles adalah putra Nikomakus, seorang tabib raja Makedonia, Amyntas II. Ketika berusia tujuh belas tahun, ia pergi ke Athena dan akhirnya menjadi anggota Akademi yang didirikan Plato. Pada diri Plato, Aristoteles menemukan sosok panutan dan teman yang mengagumkan. Meskipun di tahun-tahun berikutnya, minat ilmiahnya jauh lebih mendominasi dan ia tak lagi sejalan dengan Plato, pengajaran me…
“Etika Nikomakea” adalah karya etika paling terkenal dari Aristoteles, yang berisi refleksi mendalam tentang makna kebahagiaan dan kehidupan yang baik bagi manusia. Aristoteles berpendapat bahwa tujuan akhir hidup manusia adalah eudaimonia (kebahagiaan atau kesejahteraan jiwa), yang dicapai melalui praktik kebajikan (virtue). Dalam karyanya, Aristoteles membedakan antara kebajikan moral (se…
Dalam sejarah filsafat, kedudukan Socrates sangatlah unik. Di satu sisi dia adalah salah satu yang paling berpengaruh dari semua filsuf, dan di sisi lain yang paling sulit dipahami dan paling tidak dikenal. Itulah sebabnya, membaca Socrates dan seluruh kegiatan filosofisnya sangatlah menarik. Dalam buku ini, Christopher Taylor mengeksplorasi kehidupan Socrates dan kegiatan-kegiatan filosofisnya…
Tentang Langit adalah risalah kosmologis utama Aristoteles: ditulis pada 350 SM, berisi teori astronomi dan gagasannya tentang cara kerja dunia terestrial. Menurut Aristoteles, benda-benda langit adalah realitas yang paling sempurna, sebuah "substansi", yang gerakannya diatur oleh prinsip-prinsip selain dari empat elemen klasik (tanah, air, udara, api). Keempat elemen tersebut mudah rusak; teta…
Buku ini membahas pemikiran tiga tokoh besar filsafat Yunani Kuno: Socrates, Plato, dan Aristoteles, yang menjadi fondasi utama perkembangan filsafat Barat. Copleston menguraikan biografi singkat, konteks sejarah, serta gagasan-gagasan penting ketiganya dalam bidang etika, politik, metafisika, dan epistemologi. Selain itu, buku ini juga menunjukkan pengaruh besar pemikiran mereka terhadap perke…
Simposium adalah salah satu dialog filsafat Plato yang berfokus pada pembahasan hakikat Eros (cinta) melalui serangkaian pidato yang disampaikan oleh tokoh-tokoh terkemuka dalam sebuah jamuan makan. Setiap tokoh memberikan pandangan berbeda tentang cinta, mulai dari cinta sebagai dorongan jasmani hingga cinta yang mengarah pada keabadian jiwa dan pengetahuan tentang kebenaran. Dalam dialog ini,…
Phaedrus adalah salah satu dialog penting karya Plato yang membahas tema cinta, jiwa, retorika, dan kebenaran. Melalui percakapan antara Socrates dan Phaedrus, Plato menggali konsep cinta sebagai kekuatan ilahi yang mampu mengangkat jiwa manusia menuju keindahan dan kebenaran. Dialog ini juga menyinggung persoalan tentang retorika, seni berbicara, dan bagaimana kata-kata dapat digunakan untuk m…
Dialog Sofis karya Plato merupakan lanjutan dari eksplorasi filsafat tentang hakikat pengetahuan, keberadaan, dan peran para pemikir dalam masyarakat Yunani kuno. Dalam percakapan ini, Plato melalui tokoh-tokohnya berupaya membedakan antara filsuf sejati, negarawan, dan sofis—yaitu para guru retorika yang sering dituduh hanya mengejar kemenangan dalam perdebatan tanpa kebenaran. Dialog ini me…