Buku ini menghadirkan potret mendalam mengenai sosok H. Agus Salim, seorang diplomat, pemikir, dan pejuang yang menjadi salah satu tokoh sentral dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Melalui narasi yang kuat, buku ini mengungkap perjalanan hidup Agus Salim yang diwarnai kegigihan, kecerdasan, dan integritas tinggi, serta peran strategisnya dalam dunia diplomasi internasional dan pergerakan na…
Buku ini mengisahkan perjalanan hidup penyair dan aktivis Wiji Thukul, menjadi figur penting dalam gerakan pro-demokrasi pada masa Orde Baru, yang puisinya kerap menggugah perlawanan terhadap ketidakadilan. Melalui pendekatan jurnalisme investigatif khas Tempo, buku ini merekonstruksi aktivitas Thukul dalam dunia sastra dan advokasi—mulai dari menulis pamflet, mendidik pemuda, hingga terlibat…
Surat-Surat yang sudah menguning itu terlipat di antara tumpukan dokumen Yosep Adi Prasetyo, Ketua Dewan Pers, yang akrab disapa Stanley. Itulah surat-surat yang ditulis Soe Hok-gie, aktivis mahasiswa 1966 yang tewas di Gunung Semeru pada 16 Desember 1969—pada usia 27 tahun. Semua surat itu berupa ketikan rapi di atas kertas ukuran kuarto. Sebagian belum pernah dipublikasikan karena Arief Bud…
Sejarah Jakarta tak bisa dilepaskan dari sosok Ali Sadikin. Ditunjuk langsung sebagai Gubernur DKI Jakarta (menjabat 1966–1977) oleh Presiden Sukarno, Bang Ali—begitu dia biasa disapa—dinilai mampu mengatasi berbagai problem yang melanda ibu kota. Selama 11 tahun menjabat gubernur, Bang Ali tidak hanya meletakkan fondasi perkembangan Jakarta, tetapi juga menunjukkan bagaimana seharusnya k…
Buku ini mengangkat kisah hidup dan perjuangan seorang tokoh inspiratif, Said Tuhuleley, yang dikenal luas sebagai aktivis Muslim sejati dan pelopor pemberdayaan kaum dhuafa di Indonesia. Melalui pendekatan biografis dan narasi historis, buku ini merekam perjalanan pemikiran, aksi sosial, dan kontribusi nyata Tuhuleley dalam membangun kesadaran keislaman yang transformatif dan membela kelompok …