Aristoteles adalah putra Nikomakus, seorang tabib raja Makedonia, Amyntas II. Ketika berusia tujuh belas tahun, ia pergi ke Athena dan akhirnya menjadi anggota Akademi yang didirikan Plato. Pada diri Plato, Aristoteles menemukan sosok panutan dan teman yang mengagumkan. Meskipun di tahun-tahun berikutnya, minat ilmiahnya jauh lebih mendominasi dan ia tak lagi sejalan dengan Plato, pengajaran me…
Dalam Kategori-Kategori, Aristoteles berusaha membongkar cara manusia memahami realitas melalui bahasa dan konsep. Ia menelaah kata-kata sederhana (tanpa hubungan gramatikal) yang dipakai untuk menyatakan hal-hal tentang dunia. Dari telaah itu lahirlah sepuluh kategori utama: substansi, kuantitas, kualitas, relasi, tempat, waktu, posisi, keadaan, tindakan, dan penderitaan. Karya ini bukan hanya…
Buku ini merupakan terjemahan dari karya klasik Aristoteles Rhetorica, yang membahas seni berbicara, persuasi, dan teknik komunikasi. Aristoteles menguraikan prinsip-prinsip dasar retorika, termasuk ethos (kredibilitas), pathos (emosi), dan logos (logika), yang masih relevan hingga kini. Buku ini menjadi rujukan penting dalam bidang komunikasi, filsafat bahasa, dan seni berbicara publik.
Buku ini membahas pemikiran Bertrand Russell, salah satu filsuf paling berpengaruh dalam tradisi filsafat analitik. Russell dikenal sebagai pelopor logika simbolik modern dan memberikan sumbangan besar dalam analisis bahasa, teori pengetahuan, serta fondasi matematika. Frederick Copleston menguraikan secara sistematis pandangan Russell tentang realitas, kesadaran, logika, serta hubungan bahasa …
Buku ini membahas pemikiran Immanuel Kant, salah satu filsuf paling berpengaruh dalam sejarah filsafat modern. Copleston menguraikan dengan jelas tiga karya kritis Kant: Kritik atas Akal Budi Murni, Kritik atas Akal Budi Praktis, dan Kritik atas Daya Pertimbangan. Kant berusaha menjembatani perdebatan antara rasionalisme dan empirisme, dengan menyatakan bahwa pengetahuan lahir dari perpaduan pe…
Cogito ergo sum” “Aku berpikir, karena itu aku ada.” Itulah kata-kata yang sangat populer dari Rene Descartes, filsuf dan matematikawan Prancis yang kadang disebut sebagai “Bapak Filsafat Modern” dan “Bapak Matematika Modern.” Descartes adalah salah satu pemikir paling penting dan berpengaruh dalam sejarah barat modern. Pemikirannya yang sangat revolusioner telah membuat sebuah …
Buku ini menyajikan biografi, gagasan utama, dan pengaruh para filsuf besar dari masa Yunani Kuno, filsafat Islam, hingga pemikir Barat modern. Setiap tokoh dipaparkan secara ringkas namun padat, sehingga pembaca dapat memahami kontribusi mereka dalam perkembangan filsafat dan ilmu pengetahuan. Melalui pendekatan kronologis dan tematis, buku ini memudahkan pembaca untuk melihat kesinambungan se…
John Locke lahir di Wrington dekat Bristol pada tahun 1632. Ayahnya adalah seorang pengacara negara. Ia belajar filsafat di Oxford dan kemudian dipandang sebagai salah satu tokoh yang luar biasa pada Abad Pencerahan. Ia adalah penanda lahirnya era Modern dan juga era pasca-Descartes (post-Cartesian). Locke melakukan penyelidikan tentang pengetahuan manusia. Filsuf lain sebelum dia memang telah …
George Berkeley merupakan salah satu filsuf terbesar pada periode modern awal. Dia lahir pada 12 Maret 1685 di Kilcrene dekat Kilkenny, Irlandia. Keluarganya merupakan keturunan Inggris. Pemikirannya memantik keguncangan dalam sains dan agama. Ia menolak anggapan bahwa manusia telah membawa fitrah pengetahuan dalam dirinya ketika dilahirkan. Tulisannya tentang persepsi visual dan penyangkalanny…
Pada usia lima belas tahun, Schelling diterima di yayasan teologi Protestan di Universitas Tubingen, berteman dengan Hegel dan Hoderlin, yang mana keduanya berusia lima tahun lebih tua darinya. Di usia tujuh belas, ia telah menulis sebuah disertasi tentang bab ketiga dari Genesis, dan di tahun 1973 ia menerbitkan esai “On Myths” (Ueber Mythen). Pada waktu itu, bisa dikatakan bahwa Schelling…