Buku ini merupakan salah satu kontribusi penting Ibn al-Haytham dalam bidang optika astronomi. Dalam karya ini, Ibn al-Haytham mengkaji fenomena cahaya yang dipancarkan oleh bintang-bintang dan bagaimana cahaya tersebut diterima oleh penglihatan manusia di bumi. Ia menggunakan pendekatan ilmiah dan eksperimental yang menjadi ciri khasnya dalam menjelaskan pembiasan cahaya, persepsi visual terha…
Buku ini membahas pemikiran ilmiah Al-Biruni dalam bidang geografi dan astronomi. Fokus utama kajian ini adalah analisis konsep pemetaan bumi, metode pengukuran geodesi, serta kontribusi Al-Biruni terhadap perkembangan kartografi Islam abad ke-11. Melalui studi naskah dan literatur sekunder, ditemukan bahwa Al-Biruni memadukan pendekatan matematis dan observasional dalam menyusun peta bumi yang…
Buku ini mengkaji secara mendalam teori-teori optika klasik yang dikembangkan oleh ilmuwan Muslim terkemuka, Ibn Al-Haytham (965–1040 M), melalui karyanya yang monumental Kitab al-Manazir atau Qawl fi al-Daw’ (Pembahasan tentang Cahaya). Dalam buku ini, penulis mengulas secara sistematis konsep-konsep dasar optika seperti cahaya, bayangan, refleksi, dan refraksi, serta pendekatan eksperimen…
Buku ini mengkaji kontribusi signifikan Abu Kamil Shuja' ibn Aslam dalam bidang geometri melalui analisis mendalam terhadap karyanya Al-Mukhammas wa Al-Mu'ashhar, yang berfokus pada pembahasan bentuk geometris segilima (pentagon) dan segi sepuluh (decagon). Abu Kamil, salah satu tokoh penting dalam tradisi matematika Islam abad ke-9, menunjukkan kemampuan aljabar dan geometri tingkat tinggi dal…
The Muqaddimah, often translated as "Introduction" or "Prolegomenon," is the most important Islamic history of the premodern world. Written by the great fourteenth-century Arab scholar Ibn Khaldûn (d. 1406), this monumental work laid down the foundations of several fields of knowledge, including philosophy of history, sociology, ethnography, and economics. The first complete English translatio…
This social, cultural, and political history of Slavic Muslim women of the Yugoslav region in the first decades of the post-Ottoman era is the first to provide a comprehensive overview of the issues confronting these women. It is based on a study of voluntary associations (philanthropic, cultural, Islamic-traditionalist, and feminist) of the period. It is broadly held that Muslim women were sil…