Buku ini mengisahkan perjalanan hidup penyair dan aktivis Wiji Thukul, menjadi figur penting dalam gerakan pro-demokrasi pada masa Orde Baru, yang puisinya kerap menggugah perlawanan terhadap ketidakadilan. Melalui pendekatan jurnalisme investigatif khas Tempo, buku ini merekonstruksi aktivitas Thukul dalam dunia sastra dan advokasi—mulai dari menulis pamflet, mendidik pemuda, hingga terlibat…
Surat-Surat yang sudah menguning itu terlipat di antara tumpukan dokumen Yosep Adi Prasetyo, Ketua Dewan Pers, yang akrab disapa Stanley. Itulah surat-surat yang ditulis Soe Hok-gie, aktivis mahasiswa 1966 yang tewas di Gunung Semeru pada 16 Desember 1969—pada usia 27 tahun. Semua surat itu berupa ketikan rapi di atas kertas ukuran kuarto. Sebagian belum pernah dipublikasikan karena Arief Bud…