Buku ini menyajikan biografi, gagasan utama, dan pengaruh para filsuf besar dari masa Yunani Kuno, filsafat Islam, hingga pemikir Barat modern. Setiap tokoh dipaparkan secara ringkas namun padat, sehingga pembaca dapat memahami kontribusi mereka dalam perkembangan filsafat dan ilmu pengetahuan. Melalui pendekatan kronologis dan tematis, buku ini memudahkan pembaca untuk melihat kesinambungan se…
John Locke lahir di Wrington dekat Bristol pada tahun 1632. Ayahnya adalah seorang pengacara negara. Ia belajar filsafat di Oxford dan kemudian dipandang sebagai salah satu tokoh yang luar biasa pada Abad Pencerahan. Ia adalah penanda lahirnya era Modern dan juga era pasca-Descartes (post-Cartesian). Locke melakukan penyelidikan tentang pengetahuan manusia. Filsuf lain sebelum dia memang telah …
George Berkeley merupakan salah satu filsuf terbesar pada periode modern awal. Dia lahir pada 12 Maret 1685 di Kilcrene dekat Kilkenny, Irlandia. Keluarganya merupakan keturunan Inggris. Pemikirannya memantik keguncangan dalam sains dan agama. Ia menolak anggapan bahwa manusia telah membawa fitrah pengetahuan dalam dirinya ketika dilahirkan. Tulisannya tentang persepsi visual dan penyangkalanny…
Pada usia lima belas tahun, Schelling diterima di yayasan teologi Protestan di Universitas Tubingen, berteman dengan Hegel dan Hoderlin, yang mana keduanya berusia lima tahun lebih tua darinya. Di usia tujuh belas, ia telah menulis sebuah disertasi tentang bab ketiga dari Genesis, dan di tahun 1973 ia menerbitkan esai “On Myths” (Ueber Mythen). Pada waktu itu, bisa dikatakan bahwa Schelling…
HEGEL, idealis Jerman paling hebat dan salah satu filsuf barat yang paling terkemuka, lahir di Stuttgart pada 27 Agustus, 1770. Ayahnya merupakan seorang pegawai negeri. Di masa-masa sekolahnya di Stuttgart, si calon filsuf ini tidak membedakan dirinya dalam hal apa pun, tetapi di masa inilah ia pertama kali tertarik pada jenius Yunani, terutama ia sangat terpesona oleh drama Sophocles, Antigon…
Buku ini membahas pemikiran Friedrich Nietzsche, seorang filsuf Jerman yang dikenal radikal dan revolusioner dalam kritiknya terhadap moralitas tradisional, agama, dan filsafat Barat. Nietzsche menyoroti masalah nihilisme sebagai tantangan besar bagi manusia modern, serta menawarkan gagasan Übermensch (manusia unggul) sebagai jalan keluar menuju afirmasi kehidupan. Selain itu, buku ini mengupa…
Palu Para Dewa menghadirkan pemikiran tajam Friedrich Nietzsche yang menantang fondasi moral, agama, dan filsafat Barat. Melalui semboyan “Tuhan telah mati,” Nietzsche menggugat runtuhnya otoritas nilai absolut dalam kehidupan modern. Ia menyoroti bagaimana manusia terjebak dalam moralitas tradisional yang melemahkan kehendak, lalu menawarkan konsep “kehendak untuk berkuasa” sebagai dor…
Ecce Homo adalah karya autobiografis sekaligus refleksi filosofis Nietzsche menjelang akhir hidupnya. Dengan gaya yang provokatif dan penuh ironi, Nietzsche menyingkap pandangannya tentang diri, karya-karyanya, serta gagasan-gagasan besar yang ia lahirkan. Ia menyoroti konsep “Tuhan telah mati”, nihilisme, dan kehendak untuk berkuasa, sambil menegaskan peran dirinya sebagai pembaharu pemiki…